Dicobai Atau Diuji?

Yakobus 1:13-14

Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Keduabelas suku Israel yang sudah Kristen yang berada di perantauan menghadapi berbagai tantangan iman, karena mereka diperhadapkan dengan berbagai realita hidup yang bertentangan dengan kehendak Allah, salah satunya adalah pencobaan. Dengan tegas Yakobus mengatakan bahwa pencobaan itu bukan datang dari Allah tetapi dari dalam diri manusia sendiri. Iblis akan menggunakan hal-hal tertentu dalam diri setiap orang untuk mencobai mereka agar jatuh/gagal dalam iman. Mungkin itu hal cinta uang, ketenaran, jabatan, hedonism, dll. Hal2 itu akan dimanfaatkan oleh Iblis untuk mencobai seseorang. Itu sebabnya Yakobus katakana bahwa tiap2 orang dicobai oleh keinginannya sendiri.

Beda halnya dengan ujian. Allah menguji umat-Nya dengan maksud mengetahui tingkat iman seseorang. Jika ia lolos dalam ujian, ia akan naik peringkat. Mungkin juga akan dipercayakan hal yang lebih besar oleh Tuhan. Jadi jika itu datangnya dari Allah, maka itu adalah ujian, yang tujuannya adalah untuk peningkatan hidup rohani. Namun jika itu datang dari Iblis, maka itu adalah cobaan, dan tujuannya adalah untuk kehancuran. Karena itu hati-hatilah jika engkau dikuasai oleh keinginanmu diri sendiri, nanti engkau diseret dan dipikat, dan tidak akan mungkin terlepas darinya sehingga ia akan membinasakan. Sebaliknya, berbahagialah jika Allah mengizinkan ujian datang dalam kehidupanmu, walaupun engkau sangat bergumul menghadapinya, namun pada akhirnya akan membawa kebahagiaan jika engkau berhasil melewatinya, seperti seorang pelajar lulus ujian penaikan kelas, dia akan naik peringkat.

Janganlah berharap akan naik peringkat dalam pelayanan dan dalam pengiringan akan Tuhan jika engkau tidak bersabar dan bertahan menghadapi ujian yang Allah berikan. Bersabarlah dalam ujian, dan janganlah biarkan keinginan hatimu mencobai engkau.

Salam misioner. Tuhan Yesus memberkati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan Injili dan Panggilan Gereja

URUSANMU: “IKUTLAH AKU”

"KUTUK MENJADI BERKAT"