UPAH MENGIKUT YESUS

Matius 19:27 (TB)

Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"

Seseorang rela meninggalkan hal yang berharga yang dimilikinya dan melakukan sesuatu yang baru, jika ia tahu bahwa hal yang baru itu lebih menjanjikan. Yesus memanggil murid-murid-Nya yang sedang dalam profesi sebagai penjala ikan, dengan mengatakan: "Ikutlah Aku".

Konteks ayat di atas adalah peristiwa yang baru terjadi di depan mata para murid, dimana seorang pemuda yang kaya ingin memperoleh hidup yang kekal. Yesus meminta dia menjual seluruh miliknya dan mengikut Yesus. Pemuda ini pergi dengan sedih, tidak rela meninggalkan hartanya untuk mengikut Yesus.

Yesus ingin mengajakan bahwa mengikut Yesus pasti mendapat keuntungan yang lebih besar, baik dalam kuantitas maupun dalam kualitas. Dari segi kuantitas, para murid telah meninggalkan rumah dan keluarganya, akan menerima seratus kali lipat. Dengan mengikut Yesus kita dijadikan sebagai saudara bahkan sebagai sahabat. Kita semua menjadi saudara yang saling mengasihi seperti Kristus mengasihi. Dari segi kualitas, Yesus menjanjikan kehidupan yang kekal, bahkan dalam kekekalan itu sambil Yesus duduk di atas takhta kemuliaan-Nya, para murid juga akan duduk di atas 12 takhta untuk menghakimi 12 suku Israel.

Berbahagialah kita yang mengikut Yesus, karena Yesus yang memanggil kita menjadi milik-Nya, menjanjikan upah yang besar, baik di dunia ini terlebih di dalam kekekalan dalam surga.

Oleh karena itu, setialah mengikut Dia, jangan setengah-setengah hati. Yesus telah memberikan segalanya bagi kita, bahkan nyawa-Nya Ia korbankan untuk kita. Maka seperti itulah juga kita mengikut dan mengasihi Dia. Jangan bersandar pada barang yang fana, yang akan binasa dalam dunia, tetapi bersandarlah pada janji Allah akan hal-hal yang kekal yang nilainya tiada taranya jika dibandingkan dengan dunia ini.

Happy Sunday, jangan lupa ke gereja hari ini para sahabat. Tuhan Yesus memberkati.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan Injili dan Panggilan Gereja

URUSANMU: “IKUTLAH AKU”

"KUTUK MENJADI BERKAT"