"Jadilah Menurut Imanmu"
Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata:
Jadilah kepadamu menurut imanmu (Mat. 9:29).
Ada dua orang buta yang mengetahui bahwa Yesus sedang lewat, maka mereka berseru-seru dari belakang, "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." Kepada kedua orang buta ini Yesus bertanya, "Percayakah kamu bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab, "Ya Tuhan, kami percaya."
Ada dua hal penting di sini: Pertama, orang-orang buta ini mengenal Yesus, baik sebagai Anak Daud, maupun sebagai Tuhan. Akses mereka untuk mengenal Yesus sangatlah terbatas, yaitu melalui pendengaran saja, namun demikian mereka mengenal Yesus dengan tepat.
Kedua, orang-orang buta ini percaya akan kuasa Yesus.
Iman ini tentu muncul dari pengenalan mereka akan Yesus, walaupun mungkin hanya pengenalan yang sederhana. Teologi mereka tentu tidak sehebat dengan para ahli taurat yang menguasai kitab suci. Kedua orang buta ini memiliki pengenalan akan Yesus yang korelatif dengan keadaan mereka. Kuasa Yesus sanggup menolong mereka yang buta.
Atas iman seperti inilah Yesus menjamah mata mereka sambil berkata, "Jadilah kepadamu menurut imanmu."
Saudara-saudara, apakah saudara telah beriman kepada Yesus? Jika sudah beriman kepada Yesus, lakukanlah apa yang Yesus kehendaki, serahkan segala pergumulanmu kepada-Nya, maka Ia akan bertindak.
Sebagai orang beriman, hindari tindakan-tindakan duniawi, cara-cara yang curang, atau hal-hal lain yang tidak sesuai kehendak Kristus. Ingatlah: Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yak. 5:16).
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Salam misioner.🙏
Komentar
Posting Komentar