Kejahatan Dikira Pelayanan

"Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius 7:22-23). 

Ayat ini adalah bagian penutup dari pengajaran Tuhan Yesus tentang kewaspadaan terhadap pengajaran sesat. Nabi-nabi palsu menyamar seperti domba tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas (ay. 15). Buah yang mereka hasilkan adalah buah yg tidak baik (ay 16-20). Mereka mengklaim bahwa mereka telah melakukan pelayanan-pelayanan yang luarbiasa seperti: bernubuat, mengusir setan, dan mengadakan banyak mujizat. Namun semua itu hanyalah tipuan yang telah menyesatkan banyak orang.

Oleh sebab itu, pada hari penghakiman nanti Yesus akan mengatakan "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" 

Ada dua cara kerja Iblis merusak iman kristen, pertama: dengan terang-terangan melakukan kekerasan, dan kedua: dengan cara yang halus yaitu menyamar seperti domba lalu menceraiberaikan umat Tuhan. Cara kedua ini sulit dideteksi karena kelihatannya sama saja dengan 'domba'. Inilah yang sering disebut "serigala berbulu domba." Mereka ini melakukan "pelayanan" dalam versi mereka sendiri, bukan "melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga" (Mat. 7:21). 

Sering kali seseorang disesatkah oleh pikiran dan keinginannya, bahkan untuk mencapai keinginannya, ia melakukan berbagai cara yang tidak berkenan kepada Allah. Firman Tuhan mengatakan, "Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya, karena ia diseret dan dipikat olehnya" (Yak. 1:14). Jadi, supaya kita tidak salah sangka atau keliru tentang pelayanan kita kepada Tuhan, alangkah bijak dan baiknya kita selalu meminta Roh Kudus untuk menerangi dan mengoreksi hati dan pikiran kita. 

Waspadalah, jangan sampai nantinya Tuhan Yesus berkata "Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" 

Selamat melayani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan Injili dan Panggilan Gereja

URUSANMU: “IKUTLAH AKU”

"KUTUK MENJADI BERKAT"