HARAPAN DI MASA SULIT

Yohanes 11:17; 25-27

Maka ketika Yesus tiba, didapati-Nya Lazarus telah empat hari berbaring di dalam kubur. Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun sudah mati, dan setiap orang yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."

Maria, Marta dan Lazarus adalah orang-orang yang mengasihi Tuhan Yesus. Yesus sering singgah di rumah mereka di Betania (letaknya sebelah timur Yerusalem) di saat-saat Yesus ke Yerusalem. Mereka ini mengasihi Yesus tidak hanya sebatas kata-kata saja. Contohnya pada saat Yesus singgah di rumahnya, Marta begitu sibuk melayani Dia, dan Maria sangat antusias mendengar pengajaran Yesus.

Pada saat Lazarus sakit, Maria dan Marta mengirim kabar kepada Yesus dengan maksud agar Yesus datang menyembuhkannya, namun Yesus menunda datang. Lazarus meninggal karena sakit, dan Yesus tiba pada saat sudah empat hari Lazarus dikuburkan. Mungkin kita berpikir bahwa semua sudah terlambat dan tidak ada lagi harapan. Namun justru Yesus ingin menjadikan kondisi ini untuk mengajar murid-murid-Nya tentang siapakah Yesus itu.

Marta percaya bahwa memang ada kebangkitan, tapi itu nanti pada akhir zaman. Ia juga percaya bahwa Yesus itu adalah Mesias. Klimaks dari kisah ini adalah pada saat Yesus meminta membuka kubur Lazarus, dan Marta mencegah-Nya karena jasad Lazarus sudah berbau sebab sudah empat hari ia mati (Yoh. 11:39). Dan inilah ungkapan sangat penting dari Yesus: "Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah" (Yoh. 11:40). Kemudian, Yesus membangkitkan Lazarus.

Sungguh Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Ia sanggup melakukan perkara besar bagi kita. Tidak ada lagi persoalan manusia yang lebih besar dari persoalan kematian, tapi Yesus berkuasa memberikan solusi. Di saat kelihatan tidak ada lagi harapan, Yesus selalu memberikan harapan. Jadi, mari kita terus percaya dan berharap pada-Nya.

Selamat Hari Minggu, Tuhan Yesus memberkati.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan Injili dan Panggilan Gereja

URUSANMU: “IKUTLAH AKU”

"KUTUK MENJADI BERKAT"