Refleksi Perayaan Ulang Tahun ke-415 Kota Makassar
Dalam merayakan Ulang Tahun ke-415 Kota Makassar tahun 2022, hal penting yang harus direnungkan baik oleh pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, bahkan seluruh warga masyarakat, dalam berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan kota adalah:
Pertama: Mengenang masa lalu.
a.
Di awal perkembangan kota Makassar telah
tercatat bahwa Makassar menjadi salah satu kota niaga terkemuka di dunia.
b.
Menghitung hari-hari yang dilalui: Mazmur 90:12
“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati
yang bijaksana.”
c.
Liku2 hari2 yang dilalui:
i. Pandemi
Covid-19, yang berawal di Wuhan, Cina pada Desember 2019, yang merajalela di
Indonesia pada bulan Maret 2020, dimana kita tidak diizinkan lagi beribadah di
gereja, melainkan di rumah masing-masing.
ii. Keseriusan
pemerintah menangani pandemi Covid-19, menyedot anggaran yang sangat besar,
sehingga pembangunan di sektor lain menjadi terhambat, dan berdampak pada
persoalan ekonomi masyarakat, termasuk ekonomi gereja.
d.
Dalam semua liku2 itu, ternyata campur tangan
TUHAN sangat luarbiasa.
i. Gereja
tetap eksis sampai sekarang
ii. Kota
Makassar tetap maju seperti kota-kota lainnya.
iii. Bahkan
solidaritas masyarakat semakin meningkat, meruntuhkan sekat2 atau batas2 agama
dan denominasi. Sehingga muncul gerakan-gerakan kepedulian sosial yang semakin
tinggi.
Kedua: Menata masa depan:
a.
Keamanannya: Yesaya 37:35 “Dan Aku akan memagari
kota ini untuk menyelamatkan, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku.”
i. Kota
Yerusalem dilindungi Tuhan dari serangan Raja Sanherib dari Asyur. Alasan
utamanya: Karena TUHAN dan karena Daud. TUHAN menyatakan kuasa-Nya dan
kesetiaan-Nya kepada Daud, hamba-Nya. Daudlah raja yang ideal bagi Israel.
ii. Pemimpin
yang amanah akan dipelihara oleh Tuhan. Mari kita doakan pemimpin kita:
Presiden, Gubernur, teristimewa Walikota kita Bpk. Ir. H. Mohammad Ramdhan
Pomanto dan Wakil Walikota: Hj. Fatmawati Rusdi.
b.
Kesejahteraannya: Yeremia 29:7 “Usahakanlah
kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada
TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”
i. Mari
semua gereja kita berjuang untuk kesejahteraan kota Makassar tercinta. Di sini
kita telah diberkati Tuhan. Kita diberi pekerjaan dan diberi kesempatan
berusaha.
ii. Mari
menjadi model yang baik dalam kerja keras, kejujuran, dan kepedulian sosial.
iii. Mari
berusaha untuk kesejahteraan rohani kota ini. Biarlah semua lidah mengaku bahwa
Yesus Kristus adalah TUHAN dan Juruselamat dunia ini. Biarlah semua lutut
bertelut menyembah Yesus Kristus, Tuhan kita.
Komentar
Posting Komentar